Arsip Blog

Lirik dan Video Indonesia Tanah Pusaka

Rasanya hati ini bergetar saat mendengar lagu-lagu kebangsaan Indonesia, termasuk salah satunya lagu Indonesia Tanah Pusaka ini. Mungkin diantara kita banyak yang sudah terlena dengan budaya barat yang selalu mengarah pada hal-hal negatif, tapi marilah kita sejenak mendengar dan meresapi lagu Indonesia Tanah Pusaka ini. Semoga hati kita tetap bangga dan selalu bangga menjadi orang Indonesia dan menjaga kebudayaan Indonesia selalu untuk selamanya….!!!

Indonesia engkau tidak sendiri…. Kami selalu bersamamu… Kami selalu mendukungmu… Kami selalu membelamu… hingga akhir hayat.

Indonesia tanah air beta
Pusaka abadi nan jaya
Indonesia sejak dulu kala
Tetap di puja-puja bangsa

Reff :
Di sana tempat lahir beta
Dibuai dibesarkan bunda
Tempat berlindung di hari tua
Tempat akhir menutup mata

Sungguh indah tanah air beta
Tiada bandingnya di dunia
Karya indah Tuhan Maha Kuasa
Bagi bangsa yang memujanya

Reff :
Indonesia ibu pertiwi
Kau kupuja kau kukasihi
Tenagaku bahkan pun jiwaku
Kepadamu rela kuberi

Iklan

Aku Cinta Indonesia (ACI)

HUT RI ke 65

HUT RI ke 65

…… Bangunlah Jiwanya… Bangunlah Raganya… Hiduplah Indonesia Raya…. (Tega….k Grak…)

Itulah lirik terakhir dari lagu Indonesia Raya yang selalu dinyanyikan setiap kali upacara bendera hari senin di sekolah-sekolah mulai dari SD sampai SMA. Indonesia adalah negara kesatuan yang terdiri dari pulau-pulau dan lautan-lautan yang membentang dari Sabang sampai Merauke. Sebagai pemuda Indonesia yang sudah sejak kecil mendengar dan menyanyikan lagu Indonesia Raya mestinya kita sangat-sangat faham dengan arti dari lirik lagu Indonesia Raya tersebut.

Ironisnya, akhir-akhir ini banyak pemuda-pemudi Indonesia yang sudah mulai melupakan jati dirinya sebagai pemuda-pemudi Indonesia, sebagian besar dari mereka sudah terpengaruh dengan budaya barat yang sangat bertentangan dengan budaya timur. Pergaulan bebas antara remaja putra dan putri saat ini sudah menjadi hal yang lumrah bagi kalangan pemuda-pemudi Indonesia, bahkan orang yang tidak mengikuti budaya pergaulan bebas dikatakan tidak gaul alias kuper atau Ndeso. Read the rest of this entry