Arsip Blog

Panduan Bisnis HYIP (High Yield Investment Program)

Seperti yang kita semua ketahui akhir-akhir ini banyak sekali bermunculan bisnis online HYIP atau High Yield Investment Program. Disini saya akan berbagi tips bagaimana supaya kita aman dalam menjalankan bisnis HYIP ini. Jangan sampai ketika sobat daftar dalam bisnis ini tiba-tiba uang sobat hilang dan tidak mendapatkan bonus. 

Harap baca berulang-ulang sampai mengerti, bila perlu Anda print Halaman situs ini.

Harap Anda Ketahui, bahwa Bisnis yang di namakan HYIP (HIGH YIELD INVESTMENT PROGRAM) mempunyai resiko yang sangat tinggi. di karenakan Program-program HYIP ini bisa di katakan 100 % SCAM , dan merupakan program member paid by new member atau PONZI.

HARAP DI INGAT, SEMUA PROGRAM HYIP E-GOLD ITU ADALAH PAID BY NEW MEMBER / PONZI, DAN CEPAT ATAU LAMBAT MEREKA AKAN SCAM ( TIDAK MEMBAYAR MEMBER).

Kunci untuk berhasil dalam bisnis ini, adalah kecepatan Anda bergabung. atau waktu yang tepat untuk bergabung di program HYIP tersebut. 

Berikut 9 Hal yang harus ketahui sebelum menjalankan bisnis HYIP :

1. Anda Harus memiliki Account E-gold.
Silahkan baca petunjuk mengenai E-gold.

2.  Bikin Email Khusus.
Bikin email khusus untuk di daftarkan ke program HYIP ini, dan harap gunakan password   yang berbeda untuk email anda.
 Jangan samakan password email anda dengan password yang Anda gunakan untuk mengakses E-gold.

3.  Pahami Resiko.
Jangan ber Investasi dengan dana yang tidak bisa anda tolerir kehilangannya.Jangan gunakan dana tabungan anak sekolah , biaya menikah, atau pun dana penting lainnya. Gunakan dana yang tidak terpakai.

4.  Investasikan Minimum Deposit Saja.
Berinvestasi lah dengan modal sekecil mungkin dari program tersebut. misal ada program hyip yang memberikan pembayaran 1,5 % per hari dengan investasi minimum sebesar $25. maka investasikan lah dana anda $25 saja. Read the rest of this entry

Iklan

Modal Utama Sukses Sebagai Seorang Salesman

Apakah modal utama untuk meraih kesuksesan sebagai seorang sales? Apabila pertanyaan ditujukan kepada anda yang mungkin sudah lama berkecimpung di bidang penjualan ataupun masih baru sebagai seorang sales, apakah jawaban anda?

Kenapa saya mengangkat topik ini kembali yang sebenarnya mungkin sudah sering saya coba sampaikan. Ide ini timbul setelah saya mengalami problem dimana seorang sales dipandang tidak bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan dia bekerja, sedangkan sang sales merasa oke oke saja. Karena dia merasa tuntutan yang diberikan lingkungannya adalah sesuatu yang menurut dia bukan merupakan prosedur dalam pekerjaan. Lebih kearah kepuasan pribadi baik itu berkaitan dengan sikap maupun rasa kebersamaan, misalnya memberi ucapan terimakasih apabila sudah dibantu. Tidak cukup masalah diatas kemarin saya bertemu dengan seorang teman dan berdiskusi betapa sekarang susah sekali mencari seorang sales yang bisa mengambil inisiatif, mau berkorban dan terus belajar hal hal baru tanpa diminta.

Salesman

Salesman

Saya tidak akan mengomentari problem diatas karena saya takutkan akan terjadi suatu pro dan kontra karena setiap pribadi pasti mempunyai pendapat sendiri sendiri. Tapi minimal dari hal diatas bisa menjawab pertanyaan saya diawal tulisan ini. Yang paling dibutuhkan sebagai syarat mencapai kesuksesan sebagai seorang sales adalah ”People Skill”. Yaitu kemampuan berbicara dan bersikap terhadap diri sendiri dan kepada orang lain. Memang dalam pengambilan sikap itu suatu pilihan, kita bisa bersikap tidak acuh dengan kepentingan orang lain dengan dalih suatu oraganisasi kerja dan kewajiban atau kita memilih untuk merelakan dan merendahkan hati untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Percaya atau tidak dengan memilih sikap kedua maka dalam jangka panjang anda akan memetik buahnya. Memang tidak mudah tetapi disitulah kematangan kepribadian dan people skill seseorang akan terlihat. Kita tidak bisa mengharapkan hasil yang lebih baik kecuali kita lebih dulu memberikan yang terbaik. Kita tidak akan dibantu orang lain dengan sendirinya kalau kita sendiri tidak membantu orang lain tanpa diminta. Kita tidak akan dapat belajar tanpa kita mau berisiatif mengerjakan pekerjaan lain diluar yang merupakan kewajiban kita. Sukses tidak hanya membutuhkan keahlian tetapi lebih membutuhkan kematangan pribadi dan sikap yang positif. Read the rest of this entry