Arsip Kategori: Islami
Lihat Saudara Berangkat Haji, Jadi Pengen Berangkat Juga
Alhamdulillah ya Allah… Engkau masih melimpahkan rahmat dan hidayah Mu padaku, sehingga sampai hari ini aku masih bisa merasakan nikmatnya hidup di dunia yang penuh warna ini.
Sudah ketiga kali ini aku menghadiri syukuran Haji saudaraku dan teman. Rasanya hati ini begitu tergugah untuk segera ikut menunaikan ibadah Haji, tapi mungkin saat ini belum waktunya. Aku juga selalu berdo’a semoga Allah memudahkan jalanku untuk menunaikan ibadah Haji ketika nanti tiba waktunya.
Melihat kegembiraan yang tersirat di wajah saudaraku dan temanku yang akan melaksanakan ibadah Haji rasanya aku pun ikut merasakan hal itu. Aku turut senang karena saudaraku dan temanku sudah diberi kesempatan untuk berangkat Haji saat ini.
Tradisi yang ada di daerahku, terutama kota Lamongan dan Gresik, biasanya kalau ada orang yang mau menunaikan ibadah haji, dia akan membuat acara syukuran sebelum keberangkatan dan sesudah pulang dari menunaikan ibadah Haji. Aku sendiri sangat senang kalau menghadiri acara syukuran Haji, karena secara tidak langsung aku juga merasakan nikmatnya menunaikan ibadah Haji.
Semoga nanti di masa yang akan datang, Allah memberi kesempatan padaku untuk menunaikan ibadah Haji ini. Bagi saudara-saudaraku se Indonesia yang akan menunaikan ibadah Haji saya doakan semoga menjadi Haji Mabrur dan dapat lebih meningkat dalam ibadah rutin setelah pulang dari mekah. Amin.
Tinjauan Dalil Tentang Lailatul Qadar
بسم الله الرحمن الرحيم
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (1) وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ (2) لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (3) تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ (4) سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ (5)
“Sesungguhnya kami telah menurunkannya (Al Quran) itu pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin RABB-nya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.”
1. Menghidupkan malam Laylatul Qadar adalah bukti keimanan seseorang :
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ يَقُمْ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Dari Abu Hurairah ra, bersabda Nabi SAW : “Barangsiapa menghidupkan malam Laylatul Qadar dengan iman dan mengharap ridho ALLAH SWT maka diampuni dosanya yang terdahulu.” (HR Bukhari, I/61, hadits no. 34)
2. Menggapai Laylatul Qadar hendaklah dalam keadaan berpuasa :
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Dari Abu Hurairah ra Nabi SAW bersabda : “Barangsiapa menghidupkan malam Laylatul Qadar dengan iman dan mengharap ridho ALLAH SWT maka diampuni dosanya yang terdahulu, dan barangsiapa berpuasa Ramadhan dalam Iman dan mengharap ridho ALLAH SWT maka akan diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari, VI/468, hadits no. 1768) Read the rest of this entry
Al Qur’an Terbesar di Dunia Ada di Ponpes Parung, Jawa Barat
Subhanallah… Allahuakbar… Lailahaillallah… Masya Allah…
Itulah kata-kata yang dapat terlontar dari bibir kita bila melihat Al Qur’an terbesar di dunia yang ada di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Shriyyah Nurul Iman yang terletak di Kampung Waru RT. 1/1 Desa Waru Jaya, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Al Qur’an tersebut berasal dari Moro, Filipina dan dihibahkan untuk pondok Al-Shriyyah Nurul Iman. Al Qur’an tersebut mempunyai panjang 2 meter dan lebar 2,80 meter (Subhanallah), sedangkan yang lebih menghebohkan lagi ternyata Al Qur’an tersebut dibuat dari pelepah pohon pisang bukan dari kertas seperti umumnya Al Qur’an yang ada.
Setelah dikaji dan disensor makhrojnya satu persatu dan tajwidnya, selama satu bulan sebelas hari oleh Assyekh Habib Saggaf bin Mahdi Assyekh Abubbakar bin Salim atau biasa dipanggil Abah selaku pimpinan Ponpes, ternyata Al Qur’an ini tidak ada sedikitpun kesalahan. Namun mengenai profil atau berapa lama pembuatan dan berapa orang yang membuat Al Qur’an terbesar di dunia ini masih belum bisa dijelaskan secara detail, demikian ungkap Abah.
Abah sendiri menerima Al Qur’an yang terdiri dari 30 Juz, 6.666 ayat dan 114 surat ini sejak dua bulan yang lalu dan beliau terus menjaga dan merawat Al Qur’an tersebut dengan sebaik mungkin. Di Pakistan juga ada Al Qur’an yang panjangnya 2 meter tapi dibuat dengan cetakan sedangkan Al Qur’an ini dibuat dengan tulisan tangan dan tidak ada sedikitpun kesalahan dalam makhroj dan tajwid sehingga dikatakan Al Qur’an terbesar di dunia. Read the rest of this entry
Sudahkah Anda Bersyukur Pada Allah SWT Hari Ini…???
Itu adalah kalimat yang seharusnya kita ucapkan dan ingat setiap hari, karena kita sebagai hamba Allah SWT harus selalu mengucapkan syukur atas semua nikmat yang telah diberikan kepada kita. Sebagai makhluk yang selalu berbuat salah dan lupa terkadang manusia tidak ingat lagi dengan Allah SWT karena suatu alasan tertentu. Banyak diantara kita yang menjadi lupa dengan Allah karena kita terlalu sibuk dengan pekerjaan kita sehingga tidak sempat mengerjakan sholat lima waktu. Ada pula manusia yang semula kehidupannya biasa-biasa saja dan ibadahnya sangat lancar dan tidak pernah telat sholat jama’ah di masjid, namun ketika Allah mencoba memberi sedikit kelebihan rizki dia menjadi lupa diri dan tidak dapat menjalankan ibadah dengan lancar (Na’udzubillahi Min Dzalik).
Semua itu adalah peringatan bagi kita semua untuk selalu menjaga diri kita supaya selalu ingat kepada Allah SWT dan selalu menjalankan ibadah dengan tertib apapun keadaannya dan bagaimanapun kondisinya. Allah SWT telah berfirman dalam Al Qur’an yang artinya :
“Jika kamu sekalian bersyukur atas nikmat Ku, maka Aku akan menambah nikmat tersebut, Namun jika kamu sekalian kufur pada nikmatKu, ketahuilah bahwa siksa Ku sangat pedih” Read the rest of this entry








