Ayu Ting-Ting – Alamat Palsu – Video dan Lirycs
Ya… Ya… Ya… Ya…
Itulah kalimat pertama yang terucap di bibir manis Ayu Ting-Ting ketika menyanyikan lagu Alamat Palsu. Selain memiliki wajah yang Cuantik dan body yang aduhai, Ayu Ting-Ting juga memiliki suara yang dahsyat sehingga lagunya saat ini menjadi lagu yang paling populer di Belantara Musik Indonesia mengalahkan lagu-lagu yang lain.
Ayu Ting-Ting juga menaikkan popularitas musik Dangdut yang notabene musik Ashli Indonesia. Beberapa bulan belakangan ini musik dangdut kurang begitu diminati oleh khalayak, mereka telah terhipnotis musik-musik selain dangdut. Kita patut bangga dan mengacungkan jempol sebanyak-banyaknya buat Ayu Ting-Ting karena telah membangkitkan Istana Kerajaan Dangdut Indonesia sehingga masyarakat banyak yang mulai suka lagi mendengarkan lagi Dangdut.
Sesuai dengan namanya yaitu Ting-Ting, Ayu memang masih perawan ting-ting dan ini patut dicontoh oleh kalangan remaja saat ini yang masih banyak yang menghalalkan seks bebas dan seks pranikah. Ayu bisa dijadikan panutan remaja yang semangat, giat dan berprestasi tanpa melakukan hal-hal negatif. oke… kalo begitu mari kita saksikan bersama-sama video Ayu Ting-Ting dengan lagunya Alamat Palsu.
dan berikut adalah lirycs lagu Alamat Palsu by Ayu Ting-Ting, silahkan berkaraoke ria :
Yayayaaa…(3x)
*
Ke mana ke mana ke mana
Kuharus mencari ke mana
Kekasih tercinta tak tahu rimbanya
Lama tak datang ke rumah
**
Di mana di mana di manaTinggalnya sekarang
Di mana
Ke sana ke mari membawa alamat
Namun yang kutemui bukan dirinya
Sayang yang kuterima alamat palsu
Ku tanya sama teman-teman semua
Tetapi mereka bilang tidak tahu
Sayang mungkin diriku sudah tertipu
Membuat aku frustasi dibuatnya
Back to **, *
(Catatan : Kalo Anda ingin memiliki lagu Ayu Ting-Ting Alamat Palsu, belilah CD atau Kaset Asli jangan membeli CD atau Kaset Bajakan, karena itu akan mematikan kreatifitas seniman Indonesia.)
Posted on 8 Oktober 2011, in Musik and tagged alamat palsu, ayu ting-ting, Dangdut. Bookmark the permalink. Tinggalkan sebuah Komentar.













Tinggalkan sebuah Komentar
Komentar (1)